Penguasaan Teknologi Menjadi Tantangan Besar untuk Guru

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Direktur Jenderal GTK) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Penelitian dan Teknologi (KEMENDIKBUDRISTEK) Iwan Syahril mengatakan, tantangan pandemi dan perkembangan zaman itu beradaptasi dengan teknologi. Guru saat ini perlu memiliki keterampilan menggunakan teknologi untuk belajar.


"Akselerasi teknologi dalam pendidikan akan memiliki dampak yang lebih besar jika diterapkan oleh pemikiran kritis, komunikasi yang baik, kreativitas, dan kolaborasi, atau juga dikenal sebagai 4C, pemikiran kritis, komunikasi, kreativitas, kolaborasi," kata Iwan, dalam pernyataannya pada hari Jumat ( 18/6).

Iwan berharap, guru, kepala sekolah, pengawas sekolah, dan berbagai pemangku kepentingan pekerjaan bahu kerja permanen menghadap Covid-19. Terutama untuk memastikan pembelajaran berlanjut.

Direktur Pendidikan Personel Guru dan Pendidikan (Direktur GTK Diksas) Kemendikbudristek, Rachmadi memberikan penghargaan kepada guru dan personel pendidikan yang telah berjuang untuk terus memberikan layanan pendidikan meskipun di tengah pandemi Covid-19. Sebagai bentuk dukungan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah meluncurkan berbagai seri pembelajaran dan berbagi.

Seri pandemi dihadiri oleh 231.324 peserta, seri penilaian kompetensi minimum (AKM) dihadiri oleh 527.451 peserta, serangkaian pendidikan keterampilan hidup (PKH) diikuti oleh 14.011 peserta, seri studi ASN P3K dihadiri oleh 484.639 peserta, PAUD, PAUD seri dihadiri oleh 7.052 peserta, dan seri pendidikan inklusi dihadiri oleh 119.687 peserta,

Melalui pembelajaran dan berbagi program guru, sekitar satu juta guru mengembangkan diri secara independen dan berkelanjutan. Selain itu, 97.692 RPP telah didistribusikan oleh seluruh guru Indonesia dan jalur RPP ini telah diakses hampir 100 juta kali dan diunduh lebih dari 25 juta kali.

Post a Comment

Previous Post Next Post